Orang Sunda menyebut kumbang ini Samber Lilin. Orang Jawa menjulukinya Samber Iler atau Jewel Beetle dalam bahasa Inggris. Nama Latin-nya Chrysochroa fulminans, masuk dalam keluarga Buprestidae.

    
Karena Samber Lilin digolongkan sebagai serangga pengerat kayu, maka habitatnya ada di pohon-pohon yang kayunya cenderung kering. Misalnya pada pepohonan yang daunnya jarang atau tengah berguguran. Seperti pohon randu atau waru. Namun ia juga bisa ditemukan di pohon-pohon mati yang telah mongering. Tak terkecuali pohon mati karena habis terbakar. Di situ Samber Lilin akan mengorek-ngorek mengais makanan, bahkan berkembang biak dan menanamkan larvanya ke dalam jaringan kayu yang telah mati.

 


Jika musim kemarau tiba, serangga ini akan memperdengarkan bunyi mirip tongerek atau garengpung (Jawa). Tandanya ia memanggil pasangannya untuk kawin dan berkembangbiak. Saat itulah populasi Samber Lilin terlihat lebih banyak dari biasanya. Antara April hingga Juni.

 


Panjang tubuh Samber Lilin bisa mencapai 30-40 milimeter. Kumbang ini memiliki permukaan yang mengkilap dengan warna warni bervariasi dari hijau hingga kemerahan atau ungu. Warna hijau metaliknya tidak hijau polos, tetapi ada sedikit warna merah pada kedua ujung sayapnya maupun ujung perutnya. Warna hijau ini akan berubah menjadi kebiru-biruan apabila sudut pandang kita sedikit digeser. Seperti model cat bunglon yang biasa dipakai pada mobil-mobil modif.

 


Selain di Indonesia, Samber Lilin juga ditemukan di beberapa tetangga seperti Malaysia, Filipina dan Papua Nugini.  Juga di Jepang  (Chrysochroa fulgidissima ssp. Alternans ), Korea ( Chrysochroa coreana ) dan Afrika ( Chrysochroa lepida ). Karena warnanya yang cantik, kumbang ini banyak diburu untuk diawetkan dan dijadikan hiasan serangga. Misalnya sebagai leontin atau aksesori lainnya. Harga seekor Samber Lilin yang sudah diawetkan berkisar antara 4 sampai 5 dolar.

 

    
Jika di Indonesia saat ini keberadaan Samber Lilin mulai langka, hal itu dikarenakan perburuan besar-besaran pada kumbang jenis ini. Di situs online, banyak penjual yang menawarkan Samber Lilin dalam bentuk awetan. Harga seekor Samber Lilin ditawarkan Rp 48.000. Bagi sebagian orang, ini peluang bisnis yang menggiurkan. Mereka pun berlomba-lomba menangkap untuk dijual.

 


Selain sebagai hiasan dan aksesori, sudah sejak lama Samber Lilin diyakini memiliki kekuatan mistis. Warna tubuhnya yang elok mempesona konon ideal sebagai media susuk untuk meningkatkan kecantikan seorang wanita.

 


Biasanya Samber Lilin jantan yang dimanfaatkan untuk materi susuk. Tapi membedakan mana Samber Lilin jantan dan betina tidaklah gampang, karena secara fisik wujud mereka hampir sama. Begitu pula dengan ukuran tubuhnya. Cara paling mudah mengidentifikasi Samber Lilin jantan adalah saat musim kawin. Karena si jantan terlihat lebih agresif dibanding betina.

 

Untuk media susuk, hanya bagian sayap yang digunakan. Terserah, sayap kiri atau sayap kanan. Selanjutnya tergantung kemampuan si pemasang (yang tentunya paranormal atau orang pintar) untuk memasukkan media ini ke dalam kulit wajah. Tentu ini membutuhkan keahlian khusus dan ritual tertentu. Secara kasat mata, hal ini mustahil dilakukan. Tapi seorang paranormal yang ampuh bisa mengubah zat (sayap Samber Lilin) menjadi energi yang menyatu dengan tubuh pasien. Dengan sekali olesan, media itu langsung lenyap.


Dengan kekuatan mistis yang dikandungnya, energi media itu akan menyebar ke seluruh permukaan wajah pasien. Energinya akan mengaktifkan titik-titik aura wajah yang membuatnya terlihat lebih rupawan dan bercahaya. Wajah menjadi berseri-seri dan enak dipandang. Warna-warni sayap Samber Lilin makin menguatkan cahaya muka si pasien. Ini sedikit penjelasan logis daya mistis Samber Lilin sebagai media susuk. Karena keampuhannya dan sudah sangat terbukti, susuk jenis termasuk yang paling diminati. (*)

 

SARAN DARI JENG ASIH

-

Samber Lilin memang terbukti ampuh sebagai media susuk. Tapi menurut pengalaman dan pengetahuan saya yang sudah puluhan tahun mengenal kumbang ini, tak semua jenis Samber Lilin bisa dipakai. Harus benar-benar pilihan yang bisa memancarkan keindahan warna tubuhnya saat dipasangkan di wajah pasien. Samber Lilin dengan kualitas biasa tentu tidak memberikan hasil yang maksimal.


Salah satu produk gaib yang saya ciptakan pada 1980-an juga memanfaatkan media Samber Lilin. Namanya Susuk Berlian Samber Lilin. Dari pada ribet datang ke orang pintar untuk pasang susuk jenis ini yang belum tentu berhasil, saya sarankan untuk mencoba Susuk Berlian Samber Lilin ciptaan saya.   

Pertama, karena media yang saya gunakan adalah jenis Samber Lilin unggulan dan paling berkualitas. Kedua, sebelum digunakan sebagai media susuk, saya sudah mengerjakan ritualnya secara intens sehingga pasien hanya tinggal pakai, tidak perlu ikut nglakoni. Ketiga, produk ini sudah saya ciptakan hampir 30 tahun lalu, terus saya sempurnakan agar hasilnya benar-benar nyata, halal dan tidak mengecewakan pasien.

 

 

 

     Di mana anda bisa datang dan berkonsultasi dengan Jeng Asih?

JAKARTA :
Hotel Melawai 2 Jl Melawai Raya No 17 Blok M Jakarta Selatan Tlp (021) 2700447 Hp 08129358

PATI :
Jl Diponegoro No 72 Pati-Jawa Tengah Tlp (0295) 384034 Hp 08122908585 [Selasa dan Rabu]

BATAM :
Nagoya Plaza Hotel [Setiap Kamis dan Jumat (Minggu I)]

 

10 Terpopuler